Akhir-akhir ini, aku sering merenungkan tentang sebuah hubungan yang sedang kubina.
Benarkah ini pernikahan yang aku inginkan?
Sebuah pernikahan yang saling tuntut tanpa ada usaha untuk saling memahami
Terkadang ada syukur yang luar biasa terselip di antara semuanya
Lantas aku berpikir, akankah semua baik-baik saja, setelah apa yang menjadi beban itu terlepas?
Dipertahankan pun rumit.
Aku berusaha dan masih berusaha walaupun belum sempurna
Aku mebuang semua ego dan harga diriku jauh entah ada di mana
Tapi itu juga belum cukup
Tuntutan demi tuntutan seperti menguap tanpa henti
Lantas, aku harus apa?
Melepaskan atau merelakan?
Dia bukan orang yang kasar
Tapi katanya selalu menghujam
Aku dibuatnya rendah dan semakin kecil tak berarti
semua ego yang kubuang seperti sia-sia
Aku sudah berusaha memenuhi semua keperluannya yang sebenarnya tak pernah kusuka
Aku singkirkan kenyamananku demi cukupi rasa nyamannya
Tapi itu pun masih kurang di matanya
Ternyata.. Tidak mudah...
Comments
Post a Comment