Untuk Diriku...

 Teruntuk diriku yang saat ini sedang belajar untuk tumbuh

Terimakasih ya sudah bertahan sejauh ini

Terimakasih untuk tidak pernah menyerah meskipun likunya terasa sulit

Terimakasih untuk tetap hidup meskipun kata hilang sering kali terngiang

Terimakasih untuk tetap menjadi baik meskipun dunia tak pernah memihak

Terimakasih karena selalu ingat katika jiwa hampir tersesat

Tak mengapa ...

Meskipun sering terjebak dengan kata khilaf

Aku bangga...

Aku masih manusia yang masih bisa merasa

Tidak mati atau hilang seperti kebanyakan

Aku bangga...

Aku masih ingat bahwa aku tidak sendiri

Aku bersyukur karena Allah senantiasa ingat kepada tangan yang meminta

Aku bersyukur karena Allah melihat kepada tangis lirih yang mencekik

Aku bersyukur karena Allah senantiasa mendengar doa yang menggema

Tak mengapa, karena ada Allah yang menggapai semua kata pinta

Teruntuk diriku yang sedang berjuang untuk sembuh

Tak mengapa untuk terus memaafkan semuanya meskipun sulit

Maafkan ya...

Maafkan mereka yang sudah membuatmu terluka sampai seperti ini

Maafkan mereka yang tidak melihatmu bahkan menggapmu tiada

Maafkan mereka yang sudah jahat melukai harga dirimu

Dunia memang tidak selalu memihak

Tapi percayalah, Allah selalu ada ketika dirimu lelah untuk sekadar bersandar

Teruntuk diriku...

Aku Bangga...



Comments