Ada satu persoalan yang sampai saat ini belum mampu terjawab. Yakni tentang adab dalam berbicara. Dari yang saya paham, Jika seseorang itu rutin dan istiqomah menunaikan sholat dengan khusyuk dan sebenar-benarnya sholat yang diajarkan, tidak peduli siapa ia, maka sholat akan berpengaruh besar terhadap hatinya. Sholat menjaga dirinya dari perbuatan tercela. Pun dengan kata yang diucapkan.
Sejatinya sholat seseorang melembutkan hati sampai ia tak mau lagi bahkan tak ada keinginan dalam dirinya untuk berkata kasar. Meskipun dalam kondisi semarah apa pun ia. Sholatnya akan menahannya dari berbicara kasar. Ada semacam pembatas yang tak mampu saya jelaskan. Yang pasti ia akan merasa malu jika sampai kata kasar itu keluar dari mulutnya. Itulah salah satu hikmah dari sholat.
Lantas bagaimana bisa seorang itu dengan mudahnya melontarkan kata kasar sedangkan yang saya tahu sholat menjadi point dalam hidupnya? Jujur, saya masih bodoh dalam hal ini. Berharap ada seorang dapat menjelaskan.
Comments
Post a Comment